Nuzulul Qur’an & Lailatul Qadar
Nuzulul
Qur’an adalah awal diturunkan-nya kitab suci Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad
Saw,- sedangkan Lailatul Qadar adalah sepertiga malam terakhir diakhir bulan
ramadalan, yaitu malam diturunkan-nya Al-Qur’an secara ijmaly (global) pada
Baitul Izzah pada langit dunia.
Sebagaimana yang kita ketahui bahwa
Al-Qur’an diturunkan sebanyak tiga tahap:
1.
Ditrunkan-nya oleh Alloh
ta’ala,- ke Lauhil Mahfudz.
Sebagaimana yang dijelaskan dalam
firman Alloh ta’ala,- dalam Qur’an Surah Al-Buruj 21 & 22
بَلْ
هُوَ قُرْآنٌ مَجِيدٌ )٢١ (فِي لَوْحٍ مَحْفُوظٍ) ٢٢ (
“Bahkan yang didustakan mereka itu
ialah Al Quran yang mulia, yang (tersimpan) dalam Lauh Mahfuzh”.
[Q.S Al-Buruj 21-22]
2.
Ditrunkan-nya oleh Alloh
ta’ala,- ke-Baitul Izzah dilangit dunia pada Lailatul Qodar, dibulan suci
Ramadlan secara Ijmaly (global), keseluruhan.
Sebagaimana yang dijelaskan dalam
firman Alloh ta’ala,- dalam Qur’an Surah Al-Qodr:
إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ
الْقَدْرِ
“Sesungguh-nya kami telah
menurunkan Al-Qur’an pada Lailatul Qodar” [Q.S Al-Qodr:1]
3.
Diturunkan-nya oleh Alloh
ta’ala,- melalui Malaikat Jibril ‘alaihish shalatu wassalam dari Baitul ‘Izzah
(langit dunia) kepada Nabi Muhammad Saw,- secara berangsur-angsur sesuai
kebutuhan, dalam kurun waktu selama 20tahun, ada juga yang berpendapat selama
23tahun, ada juga pendapat yang mengatakan selama 25tahun, hal ini terhitung
dari setelah menetap-nya kanjeng rosul Saw,- di Makkah, setelah hijrah dari
Madinah.
[Lihat Al-Itqan Lis Suyuthi I/158]
Bukti keterangan yang menjadi dasar
keterangan ini adalah hadits shahih yang ditahrij oleh Al-Hakim dan Al-Baihaqy
dari jalur Abu Dawud dari riwayat Ikrimah, dari Ibnu Abbas radlialLahu ‘anhum.
أُنْزِلَ
الْقُرْآن فِيْ لَيْلَةٍ وَاحِدَةٍ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا لَيْلَةَ الْقَدَر، ثُمَ
أُنْزِلَ بَعْدَ ذَلِكَ بِعِشْرِيْنَ سَنَةً
“Al-Qur’an diturunkan pada satu
malam ke langit dunia dimalam mulia (Lailatul Qodar), kemudian setelah itu
diturunkan selama dua puluh tahun”.
No comments:
Post a Comment